Selasa, 01 Oktober 2013

Menggapai Langit Menunggangi Universitas Padjadjaran



Aku masih ingat ketika duduk di bangku SMA. Aku yang tidak punya modal untuk kuliah harus bertarung untuk memperjuangkan mimpiku. Dalam bidang akademis, aku merupakan siswa biasa saja. Walaupun aku menyukai matematika dan pada kelas XI aku dipercaya menjadi putra daerah ke tingkat provinsi di bidang Olimpiade Siswa Nasional Matematika. Rasa malas belajar terus meningkat tiap naik semester. Pada semester satu, aku menjadi peringkat pertama umum dari + 190 siswa. Apalagi setelah berbagai jenis organisasi masuk ke dalam kehidupanku. Tujuanku menjadi bercabang ibarat lirik lagu dari Rumor, "Aku tersesat dan tak tahu arah jalan pulang." Sampai ketika Guru Biologi menegurku dengan berkata, "Kamu itu datang ke sekolah untuk belajar atau berorganisasi?". Mereka sangat bersimpati sekaligus jengkel melihat keseharianku. 
Aku adalah tipe lelaki yang supel dan mudah bergaul. Semua orang mengenaliku walau hanya bertemu sekali saja. Tekadku sudah bulat, bahwa aku harus memberikan kesan dan melibatkan emosi dalam berkenalan.  Karena dalam buku yang ku baca tertulis, "Pikiran bawah sadar itu menyimpan data dalam jangka panjang. Data tersebut bukanlah data yang bersifat analisis dan hitung-hitungan, namun yang melibatkan emosi di dalamnya." Alhamdulillah diriku merupakan siswa yang terdekat dengan guru dan staff sekolah kala itu. Namun tetap saja itu tidak cukup. Sebuah pelajaran dan hidayah dari Allah datang kepadaku. Ketika aku dipercaya dan diberikan tanggungjawab untuk membawa nama baik sekolah (baca: mendekati nepotisme) dalam kegiatan lomba, aku sering tidak bisa membalasnya. Aku selalu kalah, kecewa serta takut tidak diberikan kepercayaan lagi. Aku akan menjadi manusia yang sangat cerdas jika aku tidak malas. Namun mungkin itu adalah kisah hidupku. Selain untuk bahan intropeksi bagi diri sendiri, namun juga sebagai cermin bagi teman-teman saya yang lain. BERSAMBUNG.......... (Mohon doanya mudah-mudahan ada waktu yang senggang untuk menuliskan kisah hidup ini)


Gambar dari : fathiya.blogdetik.com, 
www.panoramio.com

Tidak ada komentar: